• A-
    A+
  • Українською
  • English
Propaganda Kartografis 4
11 November 2014 21:02

Bapak dan Ibu Yang Terhormat,

Dibawah ini adalah artikel baru dari sebuah proyek baru Kementerian Luar Negeri Ukraina berjudul “Propaganda Kartografis” yang dibuat oleh sejarawan Ukraina Kyrylo Halushko tentang Peran Staf Umum Rusia dalam Mengidentifikasi Batas Tanah Etnis Ukraina di Paruh Kedua Abad 19.

 

Salah satu mitos umum dari propaganda Rusia adalah “penemuan” orang-orang Ukraina oleh Staf Umum Austria selama Perang Dunia I. Diduga Austria “merubah” beberapa orang Rusia yang tinggal di Galicia menjadi “bangsa baru” yang dirancang untuk memecahkan persatuan rakyat Rusia. Namun, Staf Umum Kekaisaran Rusia, atau lebih tepatnya divisi kartografi dan statistik, memainkan peran yang lebih besar dalam pembentukan Ukraina.

 

Setelah Pemberontakan Polandia tahun 1863, St. Petersburg memahami bahwa Polandia menggunakan batasan sejarah Rzeczpospolita yang justru bertentangan dengan komposisi etnis bekas wilayahnya itu. Sangat jelas menurut statistik umum bahwa bukan orang Polandia saja yang tinggal di lahan tersebut, tetapi juga orang-orang Belarusia dan Malorusia – suku bangsa Rusia. Hal ini diperlukan untuk menarik garis antara berbagai bangsa dan suku-suku untuk membuktikan karakter buatan seperti yang diklaim oleh Polandiadan juga untuk membuktikan dasar sejarah kekuasaan Kekaisaran Rusia.

 

Oleh karena itu, data sensus tahun  1860-an sampai dengan 1870-an dilengkapi dengan data linguistik. Hal ini kemudian memunculkan kemungkinan untuk dibuat gambar peta mengenai batas etnis, dimana Polandia “berakhir” serta Belarusia dan Malorusia “dimulai”. Dengan demikian, kerja keras petugas Staf Umum mengarah pada terbentuknya Peta Etnografi Eropa Rusia yang secara jelas mengidentifikasi area yang diduduki oleh orang-orang Malorusia – Ukraina. Hal tersebut terjadi pada tahun 1874.

 

Peta tersebut dibuat dibawah pengawasan Staf Umum Kolonel Alexander Rittich, etnografer Rusia yang luar biasa sekaligus ahli statistik. Selama 40 tahun berikutnya, peta tersebut digunakan di lembaga pendidikan di Kekaisaran Rusia. Batas Ukraina digambarkan cukup akurat dalam peta tersebut dan sangat sulit untuk dikatakan bahwa di kemudian hari sekitar tahun 1917-1918 batas-batas Ukraina ditemukan oleh seseorang. Peta itu telah diketahui oleh semua lulusan sekolah menengah Rusia, termasuk Lenin dan Stalin. Oleh sebab itu, perdebatan tentang “hadiah” teritorial dari para pemimpin Soviet terlihat sungguh mengada-ada.

 

Catatan. Wilayah Tatar Krimea pada peta ditunjukkan dengan warna kuning. Wilayah Kherson sebelah selatan  dicat dengan warna Rusia. Hal itu biasa disebut sebagai “Kesalahan Rittich”, yakni ketika pembuat peta membuat kesalahan saat bekerja dengan data statistik resmi, yang dalam hal ini menurut mayoritas penduduk Kherson modern terdiri atas Malorusia – Ukraina.

Outdated Browser
Для комфортної роботи в Мережі потрібен сучасний браузер. Тут можна знайти останні версії.
Outdated Browser
Цей сайт призначений для комп'ютерів, але
ви можете вільно користуватися ним.
67.15%
людей використовує
цей браузер
Google Chrome
Доступно для
  • Windows
  • Mac OS
  • Linux
9.6%
людей використовує
цей браузер
Mozilla Firefox
Доступно для
  • Windows
  • Mac OS
  • Linux
4.5%
людей використовує
цей браузер
Microsoft Edge
Доступно для
  • Windows
  • Mac OS
3.15%
людей використовує
цей браузер
Доступно для
  • Windows
  • Mac OS
  • Linux