Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba berbincang melalui telepon dengan Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno Lestari Priansari Marsudi.
Menlu Kuleba memberi penerangan kepada Menlu Retno tentang situasi keamanan di dekat perbatasan Ukraina serta di wilayah-wilayah yang diduduki sementara di negara tersebut.
Dmytro Kuleba menekankan bahwa Ukraina memberikan perhatian khusus pada perkembangan hubungan dengan negara-negara ASEAN. Dia juga mengucapkan terima kasih karena Verkhovna Rada (Parlemen) Ukraina diberikan status pengamat di Majelis Antarparlemen ASEAN tahun lalu.
“Ukraina dan negara-negara ASEAN adalah mitra dagang yang penting, dan Indonesia secara khusus adalah mitra yang sangat penting bagi Ukraina di kawasan ini. Kami sedang mengupayakan liberalisasi perdagangan agar dapat secara aktif meningkatkan perdagangan dan investasi antar negara kami,” ucap Menlu Ukraina.
Para pihak sepakat untuk mengadakan konsultasi politik antara Kementerian Luar Negeri Ukraina dan Indonesia dalam waktu dekat, serta mengadakan pertemuan Komisi Antar Pemerintah Ukraina-Indonesia Mengenai Kerjasama Ekonomi dan Teknik.
Dmytro Kuleba dan Retno Marsudi membahas jadwal pertemuan-pertemuan tingkat tinggi pada tahun 2022, juga persiapan penandatanganan sejumlah dokumen bilateral antara Ukraina dan Indonesia.
Para menteri saling menyampaikan pula undangan untuk berkunjung pada waktu yang tepat.
“Tahun ini kita merayakan 30 tahun hubungan diplomatik antar negara kita. Ini adalah kesempatan untuk membuka lembaran baru dalam hubungan Ukraina dan Indonesia,” pungkas Menlu Kuleba.