Hari ini, 4 April, diperingati sebagai Hari Kesadaran akan Ranjau dan Dukungan bagi Aksi Penanganan Ranjau Sedunia. Pada tahun 2022, kami di Ukraina memeringati hari ini seraya menghadapi serangan bom dan tembakan artileri yang tidak kunjung berhenti, seraya menghadapi tindak kejahatan lainnya yang dilakukan federasi rusia. Mereka menggunakan senjata-senjata terlarang yang dianggap dapat mengakibatkan luka yang berbahaya atau memberikan efek tak tentu, juga menggunakan ranjau yang berpuluh kali lipat lebih berbahaya.
Setelah invasi skala penuh rusia ke Ukraina pada tanggal 24 Februari 2022, permasalahan ranjau dan sisa-sisa peledak pada masa perang (ERW) menjadi semakin parah, meskipun sebenarnya rusia telah menaruh banyak ranjau di wilayah-wilayah Ukraina selama 8 tahun terakhir.
Pasca gelombang pertama agresi militer rusia terhadap Ukraina pada tahun 2014, sekitar 16.000 kilometer persegi wilayah Luhansk dan Donetsk terkontaminasi ranjau dan sisa-sisa peledak pada masa perang. Dan pada hari ini, berdasarkan perkiraan awal, sebesar 80.000 kilometer persegi wilayah Ukraina telah terkontaminasi ranjau.
Penjajah Rusia kerap berusaha untuk merusak dan membawa kematian ke tanah Ukraina. Pada saat seluruh negara beradab membuang dan melarang penggunaan ranjau darat anti-personel, rusia justru meningkatkan penggunaan ranjau di Ukraina, bahkan mereka juga melakukan uji coba ranjau anti-personel tipe baru seperti POM-3 (Medali) dan lainnya.
federasi rusia tidak hanya bertempur melawan Angkatan Bersenjata Ukraina, tapi juga melawan penduduk sipil Ukraina. Ini adalah pelanggaran berat hukum peperangan. Saat tentara rusia mundur, mereka memasang banyak sekali ranjau yang dilarang oleh hukum internasional. Mereka bahkan menanamkan ranjau di tempat makanan, pemukiman penduduk, dan mayat manusia.
Tidak sampai di situ, tentara rusia juga melakukan tindak kejahatan terhadap anak-anak Ukraina. Mereka sengaja menaruh ranjau dalam mainan dan benda-benda mengkilap yang menarik perhatian anak-anak. Begitulah cara mereka membunuh masa depan kami.
Sayangnya, karena perang skala penuh rusia, upaya Ukraina bersama dengan mitra internasional untuk menjinakkan ranjau di sebagian besar wilayah Ukraina telah dihentikan. Di sisi lain, urgensi pelaksanaan aktivitas-aktivitas yang mendidik semakin meningkat. Pendidikan mengenai bahaya ranjau yang sudah dipelajari oleh rakyat Ukraina, terutama anak-anak, sejak 2014 akan membantu menyelamatkan lebih banyak orang. Kami mengucapkan terima kasih kepada mitra kami dari HALO Trust, DDG, FSD, serta organisasi internasional lainnya dan menantikan bantuan lebih lanjut dari mereka.
Unit dari Angkatan Bersenjata Ukraina, Layanan Darurat Negara, dan lembaga lainnya yang mempertaruhkan nyawa mereka setiap harinya, segera melakukan operasi penjinakan ranjau di wilayah-wilayah yang telah dibebaskan. Namun, tugas yang paling utama akan mulai dilakukan setelah rusia menarik seluruh tentaranya dari Ukraina.
Sementara itu, kami mengimbau warga Ukraina untuk tetap waspada dan terus ingat bahaya ranjau demi melindungi diri Anda sendiri – sesuatu yang sangat berharga bagi negara.
Kami juga menyerukan kepada masyarakat dunia untuk memperkuat dukungan kepada Ukraina dan melakukan segala hal agar Ukraina menang atas tentara penjajah rusia. Ini akan menghentikan peningkatan jumlah korban yang berjatuhan akibat ranjau serta sisa-sisa peledak pada masa perang di jantung Eropa.